Puisi dari Sahabatku*


IBU PERTIWI
Karya: Much. Zainal Abidin

Kau adalah pahlawan kami
Kau gagah dan berani
Kau pemersatu blok-blok yang bersekutu
Tiada kenal menyerah
Tiada takut mati

Jiwamu kau korbankan
Ragamu kau relakan
Dingin pagi tak berarti
Petang bukan perintang
Deras hujan tak kau rasakan
Tenaga telah kau curahkan

Demi bangsamu
Demi kami semua
Demi kemerdekaan bangsa

Meskipun kau adalah pahlawan dari kaum Hawa
Tapi semangatmu tak kalah dengan kaum Adam
Kau bagaikan cahaya yang menyinari hati kami
Kau bagaikan bintang yang bersinar menghiasi malam yang sunyi
Kaulah patriot Indonesia

Hidupmu untuk kami
Waktumu untuk kami
Kerjamu untuk kami
Dan pengorbananmu juga untuk kami

Aliran darah kami karena engkau
Hidup kami karena engkau
Kemerdekaan kami juga karena engkau

Betapa besar baktimu pada Negara
Tak kenal ras, suku dan budaya
Tapi, penghargaan kami tak sebanding dengan pengorbananmu
Balas kami jauh tak sebanding dari jasamu
Tapi mengapa jasamu lebih sering terlupakan?

“Pahlawan tanpa tanda jasa”
Hanya kata itulah yang pantas untukmu
Meskipun kini kau telah tiada
Tapi semangatmu tetap melekat di dada putra-putri Indonesia

*Ini adalah puisi dari Sahabat kami yang sempat dikompetisikan dalam rangka memperingati HUT RI tahun 2009 kemarin yang diselenggaran oleh Radio Idola.
meskipun tak dapat juara, tetapi apresiasinya terhadap dunia seni sangat tinggi. di kampus pun, Dia aktif dalam komunitas seni teater “TUMAN” INISNU Jepara.

sekarang, Dia pergi meninggalkan kami untuk selamanya. Tepat pukul 15.12 WIB, Dia menemui Sang Maha Pencipta di ruang ICU RSUD Kartini Jepara. Isak tangis sahabat, keluarga, teman, dan keluarga besar INISNU Jepara mengiringi pemberangkatannya. setelah dua hari dirawat di Ruang Teratai 1A karena penyakit paru-paru yang dideritanya, Kami harus mengikhlaskannya.

sahabat-sahabat yang tergabung dalam “TERAS KITA” sangat kehilangan. masih jelas terngiang bagaimana jalinan lika-liku persahabatan ini mekar. senyum, canda, dan tawanya melekat kuat dalam sanubari kami. semangatmu akan terus mekar di setiap hembusan nafas t-Qt. salam selalu dar kami untuknya, “TERAS KITA!, Ngojek…………….”.

Bahagialah Dia di alam sana. tetaplah tersenyum. hingga kami menyusulmu. selamat jalan Sahabat. kamu tetap ada, meskipun tiada.

Good Bye
Good Bye

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s